Beberapa hari belakangan ini sosmed sedang habis-habisan heboh berita
soal Gaza. Jalur Gaza, yang merupakan bagian dari negeri Palestina
(yang tentu saja berafiliasi erat dengan Islam), sedang diserang
habis-habisan oleh Israel. Tidak perduli kau sedang membuka facebook
atau pun twitter, maka yang kau temui adalah gambar-gambar anak kecil
yang mengalami luka atau cacat permanen akibat serangan pasukan Israel.
Tapi ada sedikit yang mengganjal dalam euforia dukungan terhadap
Palestina, ganjalan yang semoga saja bukan saya saja yang merasakannya.
Ada
2 hal yang ingin saya tuangkan dalam tulisan sederhana ini, pertama:
Hipokrisi warga kita menyikapi masalah Palestina vs ISIS, dan kedua:
Standar ganda dalam menyikapi masalah Palestina dan Papua.